Wahai Ayah, kenapa Ayah tidak menggunakan kekuasaan untuk sesegera
mungkin menegakkan kebenaran? tanya si anak.
Jangan tergesa-gesa wahai anakku, jawab sang ayah.
Sesungguhnya Allah mencela khamar dalam Alquran sebanyak dua kali,
kemudian mengharamkannya pada kali ketiga.
Dan aku sangat takut untuk membawa kebenaran kepada manusia secara total, kemudian mereka
menentangnya pula secara total, dan dari situlah timbul fitnah (kondisi
kontra produktif), timpal sang ayah (bandingkan kondisi masyarakat dulu zaman Khalifah Umar bin Abdul Azis dengan sekarang)
